Cerita Lucu simple dewasa

Cerita Lucu simple dewasa udah lama gak apdet Blog yang satu ini saya akan apdet Cerita Lucu Mungkin juga akan apdet Kata Cinta juga Kata Bijak Cinta moga kalian sukadengan cerita ini

Seorang pria kaya yang memiliki tiga pacar kebingungan saat menentukan wanita mana yang hendak dinikahinya. Untuk menentukan siapa yang layak menjadi pendampingya, ia memutuskan untuk memberikan Rp. 100 juta kepada masing-masing pacarnya dan melihat bagaimana mereka membelanjakan uangnya itu.

Pacar pertama melakukan total makeover dengan uang yang didapat. Dia membeli baju baru, melakukan perawatan tubuh habis-habisan hingga penampilannya terlihat sangat sempurna. “Aku menghabiskan uang itu agar aku bisa terlihat cantik. Itu semua demi cintaku padamu,” kata pacar pertama dengan manja.

Pacar kedua membeli seperangkat home theatre terbaru untuk si pria kaya itu. Ia berkata, “Sayang, aku membeli hadiah ini karena aku sangat mencintaimu”

Pacar ketiga menginvestasikan Rp. 100 jutanya di pasar saham. Dalam sekejab ia dapat menggandakan investasinya dan mengembalikan uang Rp. 100 juta plus hasil investasinya kepada pria tersebut. “Sayang, saya menginvestasikan uang ini untuk masa depan kita karena aku sangat mencintaimu,” Demikian rayuan pacar ke-tiga.

Pria itu tetap kebingungan dan harus berpikir keras untuk menentukan siapa yang layak menjadi calon istrinya.

Akhirnya ia memutuskan untuk menikah dengan pacarnya yang memiliki payudara paling besar.

 

Nikita Mirzani VS Katy Perry

Nikita Mirzani akhirnya mewujudkan mimpinya untuk Nikita Mirzani memiliki sebuah single. Serunya, dalam single perdananya, berjudul I Hate You, Nikita mengubah sosoknya menjadi Katy Perry.

Nikita Mirzani "Single ini aku lebih menyerupai Katy Perry ya, karena influence aku juga ke sana. Aku ingin seperti dia karena dia orangnya gokil dan serba bisa. Buat aku secara perform dan pakaiannya bagus dan senang saja," ujar Nikita Mirzani saat ditemui di Jl. Margasatwa 45, Kampung Kandang, Ragunan, Jakarta, Sabtu (11/2/2012).

Dalam single perdananya ini, Nikita memang tidak lupa untuk menonjolkan unsur keseksiannya. Dia juga tidak peduli dengan tudingan banyak pihak yang menganggapnya memanfaatkan kesempatan.

Seribu Pernak Pernik Ponsel Android

Seribu Pernak Pernik Ponsel Android “Keindahan itu tak hanya dinikmati Non, tapi harus dicari maknanya. Pasti ada disana” ujarnya tiba-tiba sambil menatap pelangi itu tak berkedip. “Kamu tau, apa alasan Tuhan menciptakan pelangi?” lanjutnya.

Kulihat cowok itu sekilas. Dia sendiri, aku juga sendiri. Tak ada orang lain di dekat kami. Kutunjuk jidatku, seolah bertanya, apa dia sedang berbicara dengan aku. Dan dia mengangguk. Ooo...ooo??? Bilang dong Mas, kalo ngajak ngobrol, gerutuku dalam hati..

“Menghiasi langit…” Jawabku asal-asalan. Memangnya apakah ada alasan lain untuk menciptakan pelangi itu, selain karena keindahannya yang menghiasi langit? Buktinya, hingga saat ini aku masih saja menyukai hadirnya, memandangi adanya, menanti datangnya. Dan cowok itu hanya tersenyum mendengar jawabku. Busyet! Kerennn...

Seribu Pernak Pernik Ponsel Android “Bodoh! Buat apa Tuhan menghias langit. Bukankah langit itu sudah sangat indah, meskipun tanpa hiasan?”

“Akan lebih indah jika ada pelangi. Lihat saja itu.” Sanggahku sembari merapatkan jaketku. Tas berisi tiga buku diktat tebal dan sejumlah buku catatan kudekap erat, kuharap bisa sedikit memberi hangat. Hawa dingin merasuki kulitku. Sinar matahari masih malu-malu, tak cukup membagi hangatnya dengan aku. Sisa hujan memang tak membuatku menggigil, tapi aku juga sempat bergidik.

“Bukan, sebenarnya langit tak membutuhkan pelangi. Dan tugas pelangi juga bukan untuk menghias langit. Karena kalau benar memang seperti itu, kenapa pelangi hanya muncul sesaat saja sesudah hujan, kenapa tak selamanya?”

Iya ya… Kenapa pelangi hanya muncul sesaat saja sesudah hujan? Mengapa dia lama kelamaan menipis, dan lenyap? Mengapa tidak selamanya? Ah, pertanyaan itu sudah lama bersemayam di otakku tanpa mampu kucari jawabnya. Sekian tahun.

“Karena pelangi itu indah.” Aku mencoba mencari jawaban lain. Yang menurutku saat itu, memang sungguh masuk akal. Karena apapun ciptaan Tuhan, pasti indah adanya.

“Itu bukan jawaban…”

“Lho…”

“Semua orang, bahkan anak kecilpun tau kalau pelangi itu indah. Mengapa mencari jawaban yang semua orang sudah tau. Itu bukan jawaban namanya…Plagiat, sama sekali tidak kreatif. Untuk apa sekolah dua belas tahun lamanya.”

Huft! Emosiku naik ke ubun-ubun, ujung rambutku bagai tersengat, menyulut saraf mataku untuk membulatkan bola mataku, dan aku mendelik!  Kelima jari tangan kananku kutarik, kubentuk kepalan besar, yang tentu saja tak sebesar kepalan tangan Jet Li. Karena aku sangat ingin menonjok hidungnya yang runcing itu. Karena aku ingin meninju dadanya yang bidang itu. Tapi di lain sisi, aku kagum juga. Melihat dari gaya bicara dan matanya yang berapi-api, aku tau dia pasti cukup smart.

“Tapi, tak ada seorangpun yang membenci pelangi. Setiap dia datang, tak ada yang ingin dia segera pergi.”

“Hampir. Ada jawaban yang lain?”

Aku menatap cowok itu sekilas. Ah, cowok ini… Heran, Aku dan dia sama-sama belum saling kenal. Tapi kenapa kami bisa ngobrol seakrab ini?

“Supaya…..”

“Supaya aku dan kamu dapat tersenyum seusai hujan, meskipun kita telah dibuat kesal karena basah dan dinginnya, kita akan tetap tersenyum dengan kehadiran pelangi. Ya kan?”

Mmm, jawabannya yang aneh. Tak pernah terpikirkan di otakku yang bebal ini sebelumnya. Tapi entah kenapa justru jawaban itu yang terus melintas di kepalaku, bahkan sampai saat ini, setiap kali aku bertemu pelangi. Dan karena jawaban itulah, aku tak lagi pernah bertanya mengapa pelangi ditakdirkan hadir hanya seusai hujan.

“Kenalkan. Namaku Rizky, fakultas Ekonomi, tingkat tiga.”

“Keira.”

 

***

          Begitulah. Awal kisahku dengan dia,  Rizky. Indah, sangat indah. Seindah pelangi yang menutup hujan. Seindah pelangi yang selalu membuat kita tersenyum meskipun hujan telah menimbulkan segunung kekesalan di hati kita.

Sangat indah. Melewati hari-hari dalam kebersamaan dengan ikatan yang sederhana. Melewatkan hari-hari kami dalam debat dan diskusi. Atau bergumul dengan buku-buku tebal. Tempat kencan favorit kami bukan taman atau bioskop. Bukan mall atau pantai. Tapi perpustakaan. Tenggelam dalam tugas-tugas kuliah yang menggunung.

 Tak ada rayuan, tak ada bunga saat dia menemui aku. Tak ada jadwal apel kalau malam Minggu. Aku dan dia bukan penggila romantisme. Bukan Harlequinn yang kami baca, tapi Hagemaru. Bukan coklat yang dia bawakan buatku, tapi hasil tulisanku yang habis dicoretnya. Aku tertawa tak habis-habis semalaman, saat dia datang membawa mawar segar. Perutku sampai mulas mengejeknya. Padahal mawar itu juga kusimpan sampai saat ini. Kering dan rontok kelopaknya satu persatu. Bagai fosil, tapi justru kubelikan tempat khusus untuk menyimpannya.

Saling mengerti dan memahami.

 

***

Hujan turun bukan sedang main-main. Sepertinya tandon air di langit jebol sore ini, ataukah para malaikat sepertinya sedang bermain perang-perangan dengan menggunakan pistol air. Akibatnya bumi terkena serangan panah air tak henti-henti. Atau Tuhan sedang memerintahkan para malaikat untuk sedikit membasahi neraka, dan sebagian airnya menggelegak lalu tumpah ruah ke bumi?

Jadwal kuliahku selesai pukul setengah lima, dan sekarang aku masih di halte bis. Sudah berlalu satu jam dan aku belum beranjak dari sana. Menunggu sedikit reda. Aku tak mau basah kuyup karena hujan. Meskipun aku suka hujan, tapi aku tidak suka hujan-hujanan, dan aku lebih suka jika tidak mendengar ibu ngomel-ngomel karena aku kehujanan.

Langit bertambah gelap. Bukan karena mendung saja, tapi juga karena petang sudah tiba. Suara adzan Maghrib sayup-sayup terdengar di gendang telingaku. Dan aku tak sedang menunggu pelangi, jadi tak ada senyuman seusai hujan kali ini. Lagi pula mana ada pelangi petang begini. Pelangi berbanding lurus dengan hujan dan matahari. Jika salah satunya tak muncul, bisa dipastikan tak kan ada pelangi. Dan itu artinya tak kan ada senyum seusai hujan petang ini.

Padahal aku ingin segera sampai di rumah. Sms Rizky tadi siang yang mengatakan besok dia pulang, membuatku tuli sore ini . Semua mata kuliah kuikuti dengan seksama, seksama merangkai satu persatu konstelasi warna pelangi, merekatkan enam spektrum warna yang super menakjubkan menjadi satu perpaduan yang sempurna. Dan berakhir dengan hentakan suara bariton mister statistik yang kemudian melemparku ke depan kelas untuk mengulas kembali angka-angka yang tak satupun aku paham. Aku nyengir macam kuda poni!!!

Hujan sudah mereda sepuluh menit yang lalu. Tapi aku justru mulai gelisah. Bis yang kutunggu juga belum muncul. Kemana sopir-sopir itu? Kemana gerobak kotak bermesin itu? Apa mereka juga takut hujan? Apa mereka takut badannya karatan? Sebenarnya aku tak sendiri di halte ini. Ada tiga orang lelaki yang juga berteduh sedari tadi. Mereka tengah ngobrol, entah tentang apa. Seorang ibu setengah baya duduk mematung. Aku ingin mengajak ibu itu ngobrol, tapi kelihatannya dia juga sedang sibuk dengan hatinya, yang mungkin juga sama dengan aku, menggerutu dan mengumpat.

 

18.10

Aku belum beranjak. Hatiku sudah gundah teramat sangat. Tinggal aku dan seorang lelaki yang diam saja sambil sesekali melirik kearahku. Aku diam tak bergeming dari tempatku. Ibu yang tadi sudah naik taksi yang kebetulan lewat. Dua lelaki yang lainnya pergi berjalan kaki. Tadinya, kupikir mereka juga sedang menunggu bis. Ternyata hanya berteduh.

          Dalam hati aku tak henti mengumpat hujan yang baru reda, juga bis yang tak kunjung lewat. Dan ternyata umpatanku tak berarti banyak, tidak juga mengurangi gundahku, bahkan justru aku bertambah gelisah saja.

          Laki-laki itu mendekatiku. Aku takut setengah mati… Jantungku berdetak dua tiga kali lebih cepat. Aliran darahku mengalir deras, kejar mengejar bagai lomba lari estafet 100 km. Jangan-jangan, jangan-jangan... Bagaimanapun juga, aku kan harus hati-hati, apalagi dengan orang yang baru pertama aku temui. Tak sedikit kejadian buruk yang sering tayang di TV membuatku bergidik. Aku mulai membayangkan yang tidak-tidak.

 Ah, ternyata aku sudah buruk sangka. Dia ramah sekali. Kami ngobrol sambil menunggu bis yang sama, yang entah kenapa sedari tadi tak satupun yang melintas di depanku. Sepertinya para sopir bis sudah kencan dengan segelas kopi, berbatang rokok, dan melupakan gelintir manusia yang keriput kulitnya menahan dingin.

Laki-laki itu menawari aku untuk mencari ojek saja, dan aku setuju. Apalagi malam sudah mulai turun. Kenapa tidak terpikirkan dari tadi ya? Manusiawi.

 

***

18.30

          Aku beranjak dari halte itu, diikuti laki-laki yang belum ku tau namanya. Aku juga tak bertanya, karena kuanggap tidak begitu penting. Kami menyusuri trotoar mencari pos ojek terdekat.

          Jalanan begitu sepi malam ini, padahal belum terlalu larut. Yah, hujan menyebabkan orang enggan keluar rumah. Mereka lebih suka diam di rumah, menikmati dingin dengan secangkir coklat panas.

Tiba-tiba kedua tanganku dicengkeram begitu kuat dan mulutku dibungkam sangat kencang. Tangan-tangan kasar, kuat, berotot. Tangan-tangan yang membuat aku tak kuasa meronta. Tangan-tangan yang membuatku ingin sekali berteriak, namun apa daya.  Saat aku menoleh, lelaki itu, yang ramah, yang menawariku mencari ojek, sudah bersama dua lelaki lain… Yang di halte tadi!!

 

***

Aku terisak di kamarku. Tak memperdulikan orang-orang terkasih disampingku, Ibu, Risky. Seribu pertanyaan ibu tak satupun yang mampu kujawab. Hanya kejadian semalam yang terus saja menari dalam otakku.  Mengejekku, menghinaku, mentertawakan aku. Membuat airmataku tak mau berhenti mengalir. Aku ingin mencabik semua yang ada dalam ingatanku, mencampakkannya, dan kemudian membuangnya. Aku tak mau kejadian semalam selalu ada di kepalaku, menyiksaku. Aku tak peduli saat ibu menatapku iba. Uraian airmatanya menambah perih luka di hatiku.

          Satu-satunya pelangi yang ingin kupersembahkan kelak untuk lelaki yang dua bulan lalu melamarku, sekarang terampas, hilang. Aku goyah! Aku tersudut dalam sebuah fakta yang menyakitkan. Aku tak mampu membuka mata karena yang terlihat hanya bayang kejadian semalam yang tak mampu kuhapus, secuilpun. Bahkan saat Rizky menghampiri aku, memegang erat tanganku dan mengatakan bahwa semua akan baik-baik saja, bahwa dia akan tetap di sampingku, bahwa dia akan membawaku pergi dari jelaga hitam ini,  aku hanya menjawabnya dengan tangis.

          “Kamu pelangi yang sesungguhnya, Kei. Dari dulu dan sampai kapanpun itu. Dan aku tak peduli bagaimana warna pelangi itu saat ini. Aku tak peduli meski itu kelabu, karena bagiku, kamulah satu-satunya yang mampu membuat aku tersenyum. Dan aku tetap ingin pelangi itu tetap hadir setiap saat, bukan hanya seusai hujan bahkan disaat terik. Percayalah, Kei. Aku akan selalu disisimu, sampai kapanpun itu.”

Aku tak mampu menatap lelaki didepanku ini. Kasihnya, ketulusannya, ketabahannya, kelapangannya…semua ternyata menyiksaku, menambah perih penderitaanku.

 

***

Ibu, tolong maafkan anakmu ini. Tak mampu membalas ketulusanmu, tak sanggup memberimu sedikit saja kebahagiaan, kebanggaan, juga tak mampu menemanimu lebih lama. Doakan Keira, Bu. Semoga jalan yang Kei pilih tak selamanya dibenci Tuhan, semoga Tuhan melimpahkan  maaf-Nya untuk Kei, seperti ibu selalu yang selalu memaafkan Keira. Dan sampaikan pada Rizky, bahwa kasih yang telah dia berikan adalah pelangi terindah yang akan selalu Kei bawa, kemanapun itu.

Sungguh Bu, Kei tidak sanggup menatap masa depan yang suram ini. Ini memang bukan yang terbaik untuk kita, tapi bagi Kei, ini jalan yang paling tepat.

Jangan menangis Bu, Kei akan tetap dihati ibu. Menemani ibu, sampai saat kita bisa bersama. Airmata ibu akan  memberatkan langkah Kei.  Tersenyumlah, Bu. Kei akan menunggu ibu, dan semoga Tuhan berkenan memberi Keira tempat yang sama dengan ibu kelak. Maafkan Kei yang memaksakan diri untuk pergi…

***

Satu persatu orang-orang berpakaian hitam-hitam itu berlalu. Tinggal ibu dan Risky, dan aku. Sementara ibu terus saja terisak memegang sebuah batu nisan.

Keira Ardia binti Rachmadi.

BAN TERBAIK DI INDONESIA GT RADIAL

BAN TERBAIK DI INDONESIA GT RADIAL PT Gajah Tunggal Tbk dalam menyambutacara Bursa Ban Otomotif . Acara ini akan dilaksanakan pada 20 hingga 21 Agustus 2011 di Area Parkir Timur Senayan, Jakarta.


“Acara ini merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan PT Gajah Tunggal, Tbk dalam memperingati ulang tahunnya yang ke-60 dan juga untuk menyambut Lebaran. Dalam acara ini, semua konsumen terutama yang akan melakukan mudik ke kampung halamannya bisa mempersiapkan segalanya untuk kendaraannya,” terang General Manager Marketing PT Gajah Tunggal, Tbk, Arijanto Notorahardjo, kepada Okezone.

 
BAN TERBAIK DI INDONESIA GT RADIAL Lebih lanjut, Arijanto memaparkan, Bursa Otomotif Ramadhan diselenggarakan dengan maksud memberikan wadah bagi para penggemar automotif dalam mengisi waktunya di bulan Ramadhan. Semua konsumen dapat mempersiapkan kendaraannya sebelum berangkat mudik.
 
Selain itu, diadakan juga acara ngabuburit bareng komunitas dan bakti sosial. Dan tidak kalah pentingnya, dalam acara Bursa Otomotif Ramadhan ini juga akan menawarkan beberapa penawaran yang menarik untuk produk GT Radial dan IRC. Diantaranya, program trade-in ban motor IRC dengan harga yang spesial.
 
Sementara itu, ditawarkan juga diskon khusus untuk setiap pembelian produk IRC dan GT Radial. Dan juga ada program cicilan nol persen selama enam bulan untuk produk IRC dan GT Radial.
 
BAN TERBAIK DI INDONESIA GT RADIAL “Kami juga menyediakan penjualan spare part dan aksesoris, kontes modifikasi mobil dan motor, eksibisi slalom dan akan dimeriahkan oleh beberapa komunitas mobil dan motor se-Jabodetabek. Dan acara bursa automotif ramadhan ini juga gratis dan sangat terbuka untuk umum,” pungkas Arijanto.
(zwr)

 

Cerita Lucu super

Cerita Lucu super  sangat super lho... kenapa bgtu..??? cerita ini adalah cerita lucu dewasa,, penasanran ..???ilakan baca yukk'

Sepasang kekasih yang hendak menikah sedang berkencan.

Si cewek berbisik pada kekasihnya, “Sekarang waktunya kita saling jujur agar kelak kita tidak kecewa.” Cowok mengangguk.

“Sesungguhnya dada saya rata seperti papan. Kalau kau tidak suka katakan saja. Kita bisa batalkan rencana pernikahan ini. Saya siap menghadapinya”, kata cewek.

Cowok dengan lemah lembut menjawab, “Itu tidak masalah. Bagiku seks bukanlah hal yang penting, Tetapi cinta kasih”

Cewek pun lega mendengarkannya.

“Saya juga perlu mengatakan sesuatu sejujurnya padamu.”, sambut cowok. Cewek mengangguk tersenyum. “Sesungguhnya ‘anu’ saya seperti bayi…”, kata cowok.

“Sstt…sudahlah itu tidak soal. Bagiku seks bukanlah hal yang penting. Tetapi cinta kasih.”, sahut cewek.

Cowok pun lega mendengarkannya.

Malam pengantin tiba. Cewek mulai membuka baju dan tampaklah dadanya yang memang benar-benar rata. Cowok hanya tersenyum melihatnya. Kemudian cowok mulai membuka celananya sehingga tampaklah ‘anu’nya. Melihat itu cewek menjerit dan pingsan. Setelah siuman si cewek bertanya, “Kau katakan punyamu seperti bayi…?”

“Yah memang seperti bayi, panjang 50 cm dan berat 3 kg”

Kisah Ayu Ting Ting

Kisah Ayu Ting Ting Untuk berita hari ini tentang Profil Ayu TingTing ataupun foto foto ayu ting ting dibawah bisa anda lihat Profil Ayu TingTing ataupun foto foto ayu ting ting yang telah kami sediakan buat anda yang belum atau mengenal ayu ting ting. nah dibawah ini bisa anda lihat profil ayu ting ting yang mungkin anda penasaran. berikut

 

Profile Ayu Ting TingProfile Ayu Ting Ting
Nama : Ayu Tingting
Tempat/tgl lahir : Depok, 20 Juni 1990
Profesi : Penyanyi dangdut, presenter, model
Tinggi badan : 160 cm
Berat badan : 45 kg
Prestasi :
Bintang sari ayu 2006, Putri Depok 2006, Mojang Depok, Presenter Kuis (ANTV), Album Dangdut (Geol Ajep2)
Album : Dangdut (Rekening Cinta), Goyang Sejati (ANTV), Dangdut Yoo (TPI), Kamera Ria (TVRI), Dangdut Pro (TVRI)

TOP 1 Oli Sintetik Mobil-Motor Indonesia

TOP 1 Oli Sintetik Mobil-Motor Indonesia TOP 1 HP  Plus 10W-30 diformulasikan secara khusus untuk mesin bensin berteknologi modern yang memerlukan pelumas dengan kekentalan yang encer serta memiliki performa yang tinggi.

Kebanyakan dari mesin-mesin kendaraan generasi terkini didesain dengan kerapatan logam yang sangat presisi, dengan tujuan untuk menghemat bahan bakar dan ramah lingkungan.

Oleh sebab itu TOP 1 menghadirkan TOP 1 HP Plus 10W-30 dengan teknologi aditif VX12 untuk menjawab kebutuhan mesin-mesin tersebut. TOP 1 HP Plus 10W-30 mampu melapisi seluruh permukaan logam yang rapat sekalipun, sehingga pelumasan terjadi dengan sempurna.

TOP 1 Oli Sintetik Mobil-Motor Indonesia Keunggulan:

  • Mampu melapisi permukaan logam dengan presisi, sehingga memberikan perlindungan terhadap gesekan serta melumasi dengan sempurna
  • Sangat stabil pada temperatur tinggi meskipun kekentalannya rendah (encer)
  • Merawat dan membersihkan mesin sekaligus melindungi dari kotoran dan oksidasi
  • Membuat mesin menjadi ramah lingkungan karena dengan terlindunginya mesin dan kinerjanya yang baik menyebabkan gas buang yang dihasilkan tidak berlebihan dan aman.
Spesifikasi:
Tingkat kekentalan
:  10W-30
API
:  SM
Kemasan
:  1 L dan 4 L

Blogger Nusantara Blogpreneur Indonesia

Blogger Nusantara Blogpreneur Indonesia Media blog pertama kali dipopulerkan oleh Blogger.com, yang dimiliki oleh PyraLab sebelum akhirnya PyraLab diakuisi oleh Google.Com pada akhir tahun 2002 yang lalu. Semenjak itu, banyak terdapat aplikasi-aplikasi yang bersifat sumber terbuka yang diperuntukkan kepada perkembangan para penulis blog tersebut.

Blogger Nusantara Blogpreneur Indonesia Blog mempunyai fungsi yang sangat beragam,dari sebuah catatan harian, media publikasi dalam sebuah kampanye politik, sampai dengan program-program media dan perusahaan-perusahaan. Sebagian blog dipelihara oleh seorang penulis tunggal, sementara sebagian lainnya oleh beberapa penulis, . Banyak juga weblog yang memiliki fasilitas interaksi dengan para pengunjungnya, seperti menggunakan buku tamu dan kolom komentar yang dapat memperkenankan para pengunjungnya untuk meninggalkan komentar atas isi dari tulisan yang dipublikasikan, namun demikian ada juga yang yang sebaliknya atau yang bersifat non-interaktif.

Situs-situs web yang saling berkaitan berkat weblog, atau secara total merupakan kumpulan weblog sering disebut sebagai blogosphere. Bilamana sebuah kumpulan gelombang aktivitas, informasi dan opini yang sangat besar berulang kali muncul untuk beberapa subyek atau sangat kontroversial terjadi dalam blogosphere, maka hal itu sering disebut sebagai blogstorm atau badai blog.

Mobil Keluarga Terbaik Di Indonesia

Mobil Keluarga Terbaik Di Indonesia - Daihatsu Indonesia memberi kesempatan pertama kepada wartawan untuk mencoba langsung mengemudikan All-New Sirion yang diperkenalkan kemarin. Rute untuk mencoba langsung mobil kompak adalah mengelilingi Jakarta, mulai dari Sunter, jalan tol Priok-TMII,  tol JORR dan Bintaro Sektor 9, Pondok Indah, Tentara Pelajar, S Parman, Central Park, kembali ke S.Parman, Sudirman, MH Thamrin, Jalan Medan Merdeka Selatan, Prapatan, Letjen Suprapto, Perintis Kemerdekaan dan Kelapa Gading. Cukup untuk merasakan kelincahan dan kemampuan All-New Sirion sebagai mobil kota.

Transmisi Otomatik
Mobil Keluarga Terbaik Di Indonesia - mendapat kesempatan mencoba All-New Sirion dengan transmisi otomatik.  Rute mengemudikan sendiri mobil ini dimulai dari logistik Daihatsu di Jalan Danau  Sunter, lantas menuju jalan Yos Sudarso, tol Priok-TMII, jalan tol JORR dari TMII ke Bintaro. Setelah istirahat sebentar di dealer Daihatsu di Bintaro, perjalanan diteruskan ke Central Park. Kali ini KOMPAS.com  duduk sebagai penumpang belakang. 

Mobil Keluarga Terbaik Di Indonesia  Untuk postur 160 cm tidak masalah dan terasa lega duduk di belakang setir. Setir dengan power steering elektrik mudah dikendalikan. Dengan panjang 3.765 mm, lebar 1.665 dan tinggi  1.545 mm, All-New Sirion mudah diajak bermanuver saat berebut keluar dari kemacetan. 

Sistem pengoperasian atau gerakan tongkat transmisi mobil inimaju mundur (bukan model gate). Start pada D4 (overdrive pada sistem transmisi otomatik lama), tenaga mesin terasa pas-pasan ketika digenjot. Cocok untuk santai! Hasil lainnya, konsumsi bahan bakar di jalan tol yang cukup padat dengan kecepatan rata 80 km/jam, plus dua penumpang dewasa, konsumsi bensin 13,7 km/liter. 

KOMPAS.com kemudian, mencoba memindahkan gigi ke “3”. Tenaga terasa responsif ketika gas diinjak. Mantap! Namun, indikator konsumsi bahan bakar setelah itu menunjuk angka 12,8 km/liter.

Penumpang Belakang
Sebagai penumpang belakang, KOMPAS.com merasakan ruang yang cukup lega. Bahkan bisa menjulurkan kaki ke depan dan bersandar lebih miring pada sandaran jok belakang. Juga mencoba bertopang kaki. Tidak ada masalah. Cukup lega!

Mobil Keluarga Terbaik Di Indonesia Saat meluncur di permukaan jalan yang tidak rata, peredaman suspensi cukup baik dan nyaman. Begitu juga ketika mobil diajak menikung pada kecepatan konstan 50 km/jam, terutama di putaran keluar dari jalan tol.

Cukup menarik, panel instrumen tampil dengan warna terang putih sehingga mudah dibaca. Di samping itu juga tambah menarik karena dikombinasikan dengan biru muda yang berada di tengah speedometer untuk indikator konsumsi rata-rata bahan bakar, jarak yang bisa di tempuh dan sebagainya. Audio baru yang ditanamkan pada All-New Sirion bisa didengarkan dengan baik saat dikebut 100 km/jam.

Kesimpulan
Berdasarkan hasil tes singkat tersebut disimpulkan, All-New Sirion lebih baik dari pendahulunya. Sebagai mobil kompak, tak masalah digunakan di dalam kota yang macet atau digenjot di jalan tol. Juga bisa digunakan sebagai mobil keluarga kecil. Penampilannya yang makin gaya dan sporty, tentu saja cocok untuk anak atau keluarga muda.

Masalahnya, posisi All-New Sirion kini  menjadi tanggung. Berada di antara segmen non-sedan low (paling murah) dan medium.

Kalau dimasukkan ke segmen medium seperti Honda Jazz, Toyota Yaris, Ford Fiesta, Mazda2 dan Hyundai i20, All-New Sirion dengan mesin dan dimensi lebih kecil akan kalah. Pasalnya, di segmen ini, umumnya menggunakan 1,4 liter dan 1,5 liter.

Sebaliknya, bila dibandingkan dengan sub-kompak seperti Nissan March, Kia Picanto, Chevrolet Spark, All-New Sirion unggul. Pasalnya, di segmen ini kompetitornya menggunakan mesin 1,2 liter. Juga ada beberapa merek dimensi lebih kecil. Di lain hal, dengan ancar-ancar harga Rp140 – 160 juta, All-New Sirion akan berhadapan dengan Nissan March.

Mobil Keluarga Terbaik Di Indonesia  Pada presentasinya, Amelia Tjandra, Direktur Pemasaran Astra Daihatsu Motor, membandingkan kemampuan mesin dan konsumsi bahan bakar All-New Sirion dengan kompetitor bermesin 1,2 liter. 

Nah, kalau sudah begini, berarti posisi All-New Sirion tanggung! Sumber Kompas.om

baca Juga Ini ya teman Toyota Triple Amazing Riau - Meriahkan pesta ulang tahun bersama GarudaFood

Mobil Keluarga Terbaik Di Indonesia

Mobil Keluarga Terbaik Di Indonesia - Daihatsu Indonesia memberi kesempatan pertama kepada wartawan untuk mencoba langsung mengemudikan All-New Sirion yang diperkenalkan kemarin. Rute untuk mencoba langsung mobil kompak adalah mengelilingi Jakarta, mulai dari Sunter, jalan tol Priok-TMII,  tol JORR dan Bintaro Sektor 9, Pondok Indah, Tentara Pelajar, S Parman, Central Park, kembali ke S.Parman, Sudirman, MH Thamrin, Jalan Medan Merdeka Selatan, Prapatan, Letjen Suprapto, Perintis Kemerdekaan dan Kelapa Gading. Cukup untuk merasakan kelincahan dan kemampuan All-New Sirion sebagai mobil kota.

Transmisi Otomatik
Mobil Keluarga Terbaik Di Indonesia - mendapat kesempatan mencoba All-New Sirion dengan transmisi otomatik.  Rute mengemudikan sendiri mobil ini dimulai dari logistik Daihatsu di Jalan Danau  Sunter, lantas menuju jalan Yos Sudarso, tol Priok-TMII, jalan tol JORR dari TMII ke Bintaro. Setelah istirahat sebentar di dealer Daihatsu di Bintaro, perjalanan diteruskan ke Central Park. Kali ini KOMPAS.com  duduk sebagai penumpang belakang. 

Mobil Keluarga Terbaik Di Indonesia  Untuk postur 160 cm tidak masalah dan terasa lega duduk di belakang setir. Setir dengan power steering elektrik mudah dikendalikan. Dengan panjang 3.765 mm, lebar 1.665 dan tinggi  1.545 mm, All-New Sirion mudah diajak bermanuver saat berebut keluar dari kemacetan. 

Sistem pengoperasian atau gerakan tongkat transmisi mobil inimaju mundur (bukan model gate). Start pada D4 (overdrive pada sistem transmisi otomatik lama), tenaga mesin terasa pas-pasan ketika digenjot. Cocok untuk santai! Hasil lainnya, konsumsi bahan bakar di jalan tol yang cukup padat dengan kecepatan rata 80 km/jam, plus dua penumpang dewasa, konsumsi bensin 13,7 km/liter. 

KOMPAS.com kemudian, mencoba memindahkan gigi ke “3”. Tenaga terasa responsif ketika gas diinjak. Mantap! Namun, indikator konsumsi bahan bakar setelah itu menunjuk angka 12,8 km/liter.

Penumpang Belakang
Sebagai penumpang belakang, KOMPAS.com merasakan ruang yang cukup lega. Bahkan bisa menjulurkan kaki ke depan dan bersandar lebih miring pada sandaran jok belakang. Juga mencoba bertopang kaki. Tidak ada masalah. Cukup lega!

Mobil Keluarga Terbaik Di Indonesia Saat meluncur di permukaan jalan yang tidak rata, peredaman suspensi cukup baik dan nyaman. Begitu juga ketika mobil diajak menikung pada kecepatan konstan 50 km/jam, terutama di putaran keluar dari jalan tol.

Cukup menarik, panel instrumen tampil dengan warna terang putih sehingga mudah dibaca. Di samping itu juga tambah menarik karena dikombinasikan dengan biru muda yang berada di tengah speedometer untuk indikator konsumsi rata-rata bahan bakar, jarak yang bisa di tempuh dan sebagainya. Audio baru yang ditanamkan pada All-New Sirion bisa didengarkan dengan baik saat dikebut 100 km/jam.

Kesimpulan
Berdasarkan hasil tes singkat tersebut disimpulkan, All-New Sirion lebih baik dari pendahulunya. Sebagai mobil kompak, tak masalah digunakan di dalam kota yang macet atau digenjot di jalan tol. Juga bisa digunakan sebagai mobil keluarga kecil. Penampilannya yang makin gaya dan sporty, tentu saja cocok untuk anak atau keluarga muda.

Masalahnya, posisi All-New Sirion kini  menjadi tanggung. Berada di antara segmen non-sedan low (paling murah) dan medium.

Kalau dimasukkan ke segmen medium seperti Honda Jazz, Toyota Yaris, Ford Fiesta, Mazda2 dan Hyundai i20, All-New Sirion dengan mesin dan dimensi lebih kecil akan kalah. Pasalnya, di segmen ini, umumnya menggunakan 1,4 liter dan 1,5 liter.

Sebaliknya, bila dibandingkan dengan sub-kompak seperti Nissan March, Kia Picanto, Chevrolet Spark, All-New Sirion unggul. Pasalnya, di segmen ini kompetitornya menggunakan mesin 1,2 liter. Juga ada beberapa merek dimensi lebih kecil. Di lain hal, dengan ancar-ancar harga Rp140 – 160 juta, All-New Sirion akan berhadapan dengan Nissan March.

Mobil Keluarga Terbaik Di Indonesia  Pada presentasinya, Amelia Tjandra, Direktur Pemasaran Astra Daihatsu Motor, membandingkan kemampuan mesin dan konsumsi bahan bakar All-New Sirion dengan kompetitor bermesin 1,2 liter. 

Nah, kalau sudah begini, berarti posisi All-New Sirion tanggung! Sumber Kompas.om

baca Juga Ini ya teman Toyota Triple Amazing Riau - Meriahkan pesta ulang tahun bersama GarudaFood